White Cat
SNChii - KNKun Blog !~

Crystal Crussader - MAMEN chapter 2
Sabtu, 17 November 2012 | 05.35 | 0Animer

Kalau Aku adalah manusia
Apa yang mau kau lakukan
--Shiro--
                                                                                                                                             
___________________________________________________________________________
Crystal Crussader
Chapter 2
‘Anak Baru Devil Arm’

Fic (c) SNChii
All OC (c) Member from OC MAMEN
Warning : Hanya mengumbarkan imajinasi dan tidak berkaitan dengan SARA maupun keduniaan yang asli
___________________________________________________________________________

MARVEL POV :
               Sampai itu aku mengantarnya sampai di Devil arm, kupikir dia lebih cocok di sini, dia memiliki Dark Skill yang dibutuhkan Devil arm, sampai disana kami para osis berkumpul dan mewawancarai dia
               “ Kamu Ingin ikut permainan ini karna apa dan tolong ceritakan Kronologi mu?” tanya sang petinggi, SILENT namanya, yang memegang warisi turunan organisasi sekolah ini beserta sekolah tetangga yaitu Hunter
                “Aku....” dia berpanjang lebar menceritakan semuanya bahkan OSIS pun tidak tau harus memulai mencatat kronologinya begimana
                “ Anu.. begini saja.. kamu tulis data di sini sesuai pertanyaan kamu jawab yah” kata Deolis yang bertopi Biru
                Setelah itu dia mengisi data sesuai yang diperintahkan, namun ketika aku melirik kertas SILENT yang menyatat kronologi anak itu, ternyata dia mencacat secara lengkap
                “jadi namamu Shiro Gastenau yah” Tanya pendek Yuuta
                “Ya”
                “ Oke mari ku jelaskan beberapa cerita tentang sekolah ini.. mohon di cerna baik baik ya nona”
                Dan mulailah mereka bercerita tentang permainan ini
                “Dahulu seorang utusan neraka bernama EU yang sedang iseng membuat permainan, naganya di segel di sebuah gedung terpencil dan akan bangkit ketika permainan ini berumur 150 tahun lalu menghancurkan seluruh dunia ,mengatasinya kita harus memperebutkan Bola Kristal misterius yang akan memberikan kekuatan dan dapat mengalahkan naga tersebut, sebenarnya jarak mendapat bola itu perjalanan sangat jauh dan disegel juga karna letaknya di dunia alam bawah sadar namun dengan iseng EU menggampangkan cara mendapatkan bola itu dan memperpanjang dengan permainan yang sulit, biasa bermacam-macam rintangan yang akan mengirimkan kita ke dunia alam bawah sadar, kadang dia menyuruh kita perang antar Devil arm dan Hunter ”
                “Tunggu kukira kalian satu sekolah?” tanya Shiro sambil memotong pembicaraan
                “Belom selesai.. nanti ku perpanjang lagi ceritanya... yah seperti yang kubilang tadi banyak rintangan yang susah untuk kami terjang maka dari itu banyak korban yang skrng murid DA (devil arm) dan HU (hunter) mendikit, rata- rata mereka datang karna demi menyelamatkan dunia, dulu nama sekolah ini adalah Crystal Crussader Academy yang di rancang oleh pemuda yang bersemangat dan antusias yang ingin mengikuti tantangan ini, namanya Akio dan dia bertujuan untuk mengasah para pejuang permainan ini , dan dibagi dua kubu yaitu DA dan HU, DA adalah kumpulan orang darkness dan HU kumpulan orang yang suci atau bersenjata biasa.. namun sayang Akio yang malang tewas karna permainan dan sekolah ini turun temurun masih bertahan, pulau ini ditemukan para pejuang generasi pertama (generasi jaman Akio) dan dibuat secara tekhnologi untuk mempertahankan pulau ini agar tidak gampang ditemukan dan dilacak, gak lama 145 tahun berlalu, HU dan DA berpecah belah karna sering perang dan juga ada keangkuhan dari masing masing, jadi kami pisah sekolah.. namun yah kami kadang bersatu Cuma karna pengadaan lomba sekolah, dan yang masih berelasi baik hanyalah OSIS HU dan DA
                Ada satu kekeliruan yang sedang kami hadapi, karna permainan ini kejauhan dan menyiksa bagi orang yang masih lemah, perpecahan belah ini selalu mengalami kesalahan, biasa kami bunuh membunuh ketika permainan yang disuruh oleh EU, kami bersatu kalau ada lomba antarsekolah HU dan DA, namun ada saja diluar permainan masih mencoba bunuh membunuh HU dan DA, ini selalu terjadi namun sekarang mendikit karna kesadarannya makin banyak, kami kadang bertarung secara sehat di luar permainan, permainan diadakan setiap hari Sabtu dan sisanya kami menyiapkan persiapan dan skill dan hari minggu dan senin adalah hari bebas biasa kamu akan menikmati fasilitas didalam sekolah ini, sekolah ini terdiri dari pelajaran Akademik dan Skill, begitu “
                “Hem yah aku sudah mulai mengerti “ angguk gadis itu
               
                SHIRO POV :
                Setelah mendengarkan cerita panjang aku akhirnya mengerti tujuan dari EU, namun aku diam saja
                “lalu.. kekuatanmu apa aja ?” tanya salah satu yang bernama Yuuta (tertulis di bajunya)
                “Bisa meminta apa saja dari buku ini, dan aku bisa menyerang dari jarak jauh dengan tangan robot ini”
                Setelah itu mereka terdiam dan seakan tak percaya dan sedikit suasana tegang
                “Co..coba buktikan” Salah satu yang bertopi bernama Gaman
                Dengan muka tersenyum aku mengangguk dan menampar kecil dari kejauhan satu osis yaitu yuuta dan menuliskan dibuku ‘Yuuta Richie sembuh dari pukulan ku’, setelah itu yuuta merasa baikan
                “Jadi kamu bisa minta bola kristal i...itu dengan mudah !?” tanya tegang mereka semua
                Aku mengganguk dan sedikit berbicara “Sesuatu yang bukan dari usaha sendiri.. aku tak bisa mengabulkannya”
                “luar biasa.. selamat kamu di terima di Devil arm, sebagai ketua osis Hunter saya ucapkan selamat bertarung dan menikmati asrama Devil arm” sambut Silent
                “oh ya kalau bisa minta apa aja, bola kristal dan kemenangan bisa dimnta dong” tanya Yuuta
                “Sesuatu yang belum diusahakan lebih baik jangan” aku menjawabnya polos
                Mereka mengangguk-angguk dan tersenyum
                “Marvel, kau osis kan? Ajak keliling Shiro” kata orang berambut coklat mocca dengan tatapan dingin, Y-borg Namanya
                “a..anu.. i..iyah baik”
                Dengan itu aku diajak berkeliling dan melihat lihat sekitar..
                “kamu orang inggris blasteran jepang? Kukira kamu orang prancis” tanyanya
                “ yah karna aku di rumah suka belajar bahasa asing”
                “anu.. ngomong-ngomong itu gedung HU”
                Setelah itu aku berkeliling , namun Marvel bilang kita tidak boleh masuk sembarangan ke gedung HU karna bisa jadi ada peperangan di dalam
                Aku melihat sekitar, seketika ku selidiki ternyata gedung HU lebih elegant dibanding DA, kesan HU rumah kaca yang bermodis dan moderen sedangkan DA kumuh dan banyak gedung hancur.. Marvel menyuruhku tidak memasuki aula karna ada perkumpulan satu sekolah tentang Devil arm yang sedah berjalan dengan permainan dan juga memperkenalkan tentang ku, marvel bilang kalau ada murid baru kita mesti kumpul di aula sedangkan murid baru harus diluar, tujua nnya bias mereka bisa menebak sendiri siapa orangnya..
                “KO KESANNYA BEDA SIH !?” karna aku ga tahan dan pasti biaya gedung sangat mahal maka aku menulis dibuku untuk meminta renovasi sekolah DA menjadi mansion besar berfasilitas lengkap dan bermodel gaya barat, dan jadilah.. dan banyak murid di dalam kudengar mereka teriak kaget, Marvel hanya bisa melirikku tajam
                Berjam-jam kami berputar-putar ,kami istirahat di halaman belakang DA , duduk dan aku mengajari Marvel dengan cara minum tea dengan gaya Afternoon Tea, aku ga menyangka dia yang pendiam dan tertutup sangat heboh dengan makanan enak, tak lama kami berbicara juga
                “marvel, bisa kau ceritakan awalmu hidup? Kukira kamu bukan manusia”
                “Aku memang bukan manusia, a..anuh aku Zo..Zombie” Katanya ragu-ragu
                “... waw”
                “a..apa ini membuatmu  marah dan be..benci..” mukanya tertunduk
                “Ahaha nga tenang aja ga mungkin aku benci sama orang baik kayak kamu” aku tersenyum dan meliriknya
                “a..anuh...” mukanya memerah dan tertunduk..” ba..baik aku akan cerita”
                Setengah jam aku mendengarkan ceritanya dan aku akan sadar bahwa marvel begitu menyukai kucing, sambil menyeruput teh
                “tadi nama kucingmu Puchiko ?”
                “Betull”
                Sebenarnya aku sudah benci hari ini meminta banyak permintaan tapi kali ini aku benar-benar kasihan dengan Marvel, aku merasakan perasaan yg amat dalam, aku pun mencoba menghidupkan kucing itu dengan menuliskannya di buku, setelah itu dari buku muncul kucing kecil yang spesiesnya aneh, ekornya ganda, telinganya lebih mirip serigala dan badannya sudah luka luka karna bekas dibunuh
                “maaf aku Cuma bisa kmbaliin dalam wujud seperti ini, karna aku juga ga di izinin membangkitkan makhluk dengan sempurna”
                “maa..makasih.. i..ini mimpi...” katanya membeku
                “ini puchiko sayangnya masih ga karuan bentuknya”
                Dengan bahagia marvel memelukku dan kucing ini.. aku senang dia juga dapat kembali dengan kucing kesayangannya, dia menangis layaknya anak kecil, tapi aku ga tahan melihat mukanya yang manis, namun di tengah keharuan aku di pukul dengan tongkat sihir, aku melirik salah satu murid DA bertwintails dengan nama Aeri
                “JANGAN SENTUH MARVELKU !” teriak anak itu, marvel ketakutan dan mundur 3langkah membawa puchiko
                “a..anu” marvel tergagap
                “oh bocah ternyata” kataku meremehkannya, soalnya aku melirik dari segi postur badan yang jauh pendeknya
                “SEMBARANGAN! AKU 14 TAHUN !” katanya lagi
                “ oh 14, gue 17 hiahaihaia” Tiba-tiba 180 derajat sikapku berubah.. sikapku yang dingin, menjaga image, ‘mature’ , tidak banyak omong, agak ceroboh dan sedikit malu-malu, namun akan berubah jika ada pengacau menjadi kekanak-kanakkan, banyak omong, dan ga dingin malah tidak mau menjaga image..
                Akhirnya bertarung, kami menghabiskan 1 jam bertarung dan datang seseorang menariknya
                “Oi oii! Aeri dia murid baru yang tadi baru di umumin loh” kata salah satu temannya
                “Huh emang aku takut sama dia!”
                Namun saat dia mengucapkan mantra aneh, yuuta meraih tangannya
                “Berhenti Aeri !” Teriak Yuuta
                “Kenapa sih !”
                “kamu tau yang dihadapanmu siapa?! Kau bisa mati di tangannya” Teriaknmya lagi “Cuma hal sepele kau pertaruhkan nyawamu !?”
                Dengan nada kesal dia menarik kembali tangan dari yuuta dan menatapku kembali “oke baik kali ini gak gue serang lain kali lo bakal mati di tangan gue, SHIRO “ katanya dengan tajam sambil menunjuk kearahku dengan pose sok pahlawan
                “oke aku tunggu” aku mengilangkan tangan dengan anggkuh
                Setelah para murid yang telah menonton tadi akhirnya bubar, Marvel lalu mengajakku berkeliling lagi dan sikapku kembali normal, setelah berkeliling Marvel mengantarku ke kamarku yang baru, setelah itu aku ingin mengajak marvel masuk ke kamar
                “Ngomong-ngomong di sini boleh pelihara hewan kan?” tanyaku
                “eng belum tau juga sih kayaknya ngak soalnya silent itu dingin”
                “ngomong-ngomong aku juga punya kucing” kataku sambil menarik kucing putih kecil yang manis .. “meong” sapanya
                Muka marvel tiba-tiba memerah tak tahan melihat kucing tersebut, dia mendekat lalu memeluk kucing itu, kami menghabiskan waktu berbicara banyak di kamarku, dan menikmati kue buatanku, dulu aku pernah sekali diajari ibuku memasak kue kering berbentuk kucing, kata ibuku aku jago dalam memasak sayang jarang di praktekan, sambil menyicip-icip kue, marvel seringkali menanyakan tentang keluargaku
                “Seperti apa ibu dan ayahmu?” tanya-nya
                “Ibuku itu hyper, mungkin di mata orang lain dia bersikap anggun namun di baliknya ibuku heboh, dia jago memasak dia suka ikut kegiatan kayak ski atau semacem olahraga lainnya dan memenangkan lomba apapun, ibuku itu bagai adikku sih.. tapi jago juga ngebunuh, soalnya agak yande”
                “ Menarik juga ya aku ingin punya ibu sepertinya, bagaimana dengan ayahmu”
                “Ayahku pendiam dan lebih elegant, jarang ngomong sih tapi sibuk banget sama urusan bisnis dan biasa ngumpul sama sesama bisnis Cuma antar penyewa pembunuh bayaran atau sesama ‘compagnie’ di club kartu (semacem judi) gitu”
                “Intinya ayahmu itu dingin?”
                “Enggak sih dia ramah Cuma agak elegant aja.. kalau menurutku gitu, kalau ortu marvel ?”
                “Em aku sih ga terlalu kenal  dan bahkan aku dibuang oleh mereka” katanya tertunduk
                “Ohya kamu kan bangsawan sekaligus pembunuh bayaran, rumahmu sebesar apa?”
                “Awkaka.. nanya begituan lagi, aku kurang inget lah pokonya soalnya udah bertahun-tahun, kalau ga salah rumahku itu di bukit di tengah-tengah hutan, ibarat gini deh.. rumahku di tengah hutan adalah halaman rumahku, terus hutan itu milik ayah, hutannya di kelilingi pager tinggi, didalem hutan udah banyak hewan buas yang ga bisa akrab kalau bukan keluarga gastenau atau pesuruh lainnya, jadi kalau mau masuk harus izin sama yang jaga gerbang, rumahku sebesar gedung DA digabung sama gedung HU kayaknya”
                “Gede amat, enak ya hidupmu”
                “Kebalik, aku mau nyobanya survive gitu.. kekabul juga sampe sendirian berkelana”
                “Oh ya kamu ga boleh ketemu sama Ortumu ya haha maaf aku menanyakannya tanpa inget sama cerita sebelumnya”
                “gapapa kok , aku suka ada yang nanya seperti ini”
                Setelah itu kami berbincang banyak yang belum aku ketahui dari marvel maupun dia yang belum negetahui tentang aku.. selanjutnya aku yang bertanya
                “Kamu udah berapa lama di DA”
                “Sekitar 1 tahun” jawabnya singkat         
                “Berarti dah lama ya? Terus yang namanya aeri-aeri itu kenapa sih”
                “Anu..a..aku kurang tau,,...” katanya sambil menyatukan jari
                “OOOOO kau suka ya sama aeri” tanyaku seraya mermegoki
                “o..oi bu..bukan shiro !!”
                Setelah itu banyak yang kita bicarakan lagi
 Keesokannya (hari Senin) setelah itu aku diajak ke kelasku, aku kelas bagian A-1 .. kata marvel kelasnya dibagi bermacam-macam..  kelas A itu penguasaan seluruh Skill biasa kelas ini spesial atau pilihan atau prestasi atau memang ketinggian muridnya, kelas B itu penguasaan Magic dark atau skill sihir gelap dan senjata gelap, Kelas C itu tergantung jenis misalnya dia werewolf atau vampire dan semacamnya, kelas D itu kelas darurat biasa ada yang pergantian kelas A-B-C diambil beberapa murid buat di campur di kelas D buat penyesuaian murid, kalau 1 sampai 7 itu Cuma dibagi soalnya muridnya banyak, sama kok HU juga begitu
                Lalu Marvel bercerita tentang DA dan HU, dulu DA sama kayak HU sayang DA langsung brutal banyak skandal dimana-mana , mereka bermain terlalu berlebihan saking gedung banyak hancur dan makin kumuh kana ulah murid cowok DA, sedangkan HU di jaga kesopananya maka jadilah gedung modern yang indah, mungkin karna shiro yang mengubah suasana DA ini
                Marvel mengatakan kalau sekolah ini unik, biasa muridnya boleh merancang sendiri seragamnnya asal tidak lepas dari kesamaan, misalnya bajumotif sama namun bahan dan modelnya berbeda, itu boleh, ekskul yang didirikan di HU dan DA bermacam-macam mulai dari klub yang dari olahraga seperti basket dan lain-lainnya, menggambar, sastra, desain, iptek dan lain-lain biasa dikerjakan pada hari sekolah, sekolah dimulai jam 8pagi dan selesai jam 13 siang...  setelah itu diiringi ekskul atau tidak akan ada lomba dadakan dari Silent
                Tentang Guru sudah ada , nyatanya mereka bukan manusia tapi kayak semacem’summonan’ atau sebagiannya makhluk gaib, penyihir, yang tidak berkaitan dengan bumi, mereka tidak diizinkan mengikuti permainan melainkan hanya mengajarkan skill-skill yang mereka punya ke murid murid
                Ngomong tentang silent, dia adalah penanggung jawab sekaligus Ketua HU dan DA, tak memihak siapapun yang penting dia meneruskan kerjanya sebagai penerus Akio , dan dialah ketua OSIS HU.. dia pendiam dan elegant orang bilang dia adalah manusia superduper elegan nan perfect , kekuatannya tidak jelas tapi siapapun yang berhadapan dengannya akan mati sekejap, itu yang membuat menjadi pertanyaan kalau ga salah dia Cuma memegang benda mirip bulat sabit (entah apa) tapi sampai sekarang dia bertahan, dia sudah di HU sejak 15 tahun yang lalu sebelum DA dan HU berpisah (tahun 145 permainan) sekarang aku menududuki posisi 147 tahun permainan (alias angkatan 147 *plak) ga penting tentang angkatan yang penting permainan ini kelar
                Sistem sekolahan ini ga lulus atau ngak, sekolah ini direncanakan jika menyelesaikan permainan maka akan masih bertahan, bertugas membasmi orang-orang jahat yang masih pihaknya di EU (soalnya EU banyak pengikutnya) ga ucma pengikutnya, semua orang didunia yang melakukan kejahatan akan langsung di basmi, itu tujuan yang dikatakan silent, setelah lulus permainan terserah orang itu mau keluar dari sekolah atau masih menetap di sini.
                DA dan HU banyak muridnya karna mereka mau menyelamatkan dunia, demi dunia mereka mempertaruhkan nyawa dengan permainan sadis ini, mereka tak pernah takut atau khawatir, demi dunia pun mereka akan melakukanya.
                Lanjutkan yang tadi, Marvel mengantarku ke kelas A-1 , dia menunjukkan bangku ku dan menempelkan nama di bangkuku , mataku tertuju pada bangku pojok, satusatunya bangku yang ada di paling belakang, tertulis nama ‘D electro Holic – Delho’
                “Anu.. delho yang mana?” tanyaku
                “ah dia, anu.. kurang tau soalnya dia jarang ada, dia suka menyendiri dan bolos, orangnya ada kok, sekarang biasanya dia mejeng di genteng atas”
                “genteng? Maksudny balkon atap?”
                “yah begitulah.. mau liat?”
                Entah kenapa aku penasaran dan ingin bertemu dan serasa pernah aku bertemu dengannya, aku lupa mau mengambil buku yang ketinggalan untuk di simpan di lokerku, aku ingin pamit sebentar menyambil buku, sambil berlari terburu-buru aku menabraki seseorang..
                “Gyaaa !!”
                “ HUAA !!” teriaknya
                Aku mengambil buku-bukuku yang jatuh, dia meminta maaf dan membantuku mengambilkan bukunya, tak sengaja tangannya menyentuh tanganku, ku lirik mukanya, manis... namun saat kulihat name tagnya aku pun berteriak..
                “GYAA!! KAU YANG NAMANYA DELHO!!”  untung aku berteriak saat orang-orang sedang ada di lantai 1 menikmati liburan dengan fasilitas sekolah
                Tapi telat dia sendiri sudah pingsan didepan mataku, aku hanya bisa sweatdropped
                “ADA APA SHIRO ?! kamu ga apa-apa kan?!” teriak marvel dari kejauhan
                “a..anu aku tadi nabrak dia ga sengaja”
                “Ah itu delho”
                “A..ayo cepat dibawa ke uks!!”
                “Ja..jangan !!!” katanya terbata-bata
                “kenapa?!” teriakku sambil mengangkat delho

                Setelah di UKS...
                “HOHOHOH SAYA GA NYANGKA BAKAL ADA COWOK CAKEP DI UKS SAYA INI” katanya, dia adalah dokter di sekolah DA ini, maniak Cowok ganteng , dan namanya asuka
                “aku sudah memperingatimu s..shiro..”
                “go..gomenne”
                “oh.. yah ini sudah biasa, delho memang gak tahan sama cewek , apalagi cewek kayak kamu, hey anak baru” katanya sambil memeriksa badanya
                “dia sering di uks karna suka pingsan terus” lanjutnya
                “Ah.. aduh ma..maaf ya delho aku ga sengaja” aku meminta maaf sambil mengeggam tangannya namun delho tak mendengar, melihat itu marvel sedikit.... marah?
                “hohohoho kenapa denganmu nelson? J-E-A-L-O-U-S-E yaa??” goda asuka
                “ya .. kalau iya kenapa !? SHIRO KUCINGKU AKU TAK AKAN MELEPASKAN KUCINGKU INI!” katanya sambil menarikku
                Ah.. aku baru inget, saat di perbincangan kemaren aku memakai nekomimi (telinga kucing) marvel begitu kaget mengatakan bahwa aku kucingnya, sampai sekarang dia menatapku hanya seakan seperti kucing.. aku sedih marvel tidak bisa menatapku sebagai orang yang......... *ngimpi*
                “huahuahua dasar dasar anak muda, oke delho serahkan saja padaku.. lanjutkanlah kalian berdua tournya, hohoho”
                “oke .. ayo shiro kita pergi” katanya sambil menarik tanganku
               
                Melanjutkan Tour, aku merasa marvel masih risih dengan kejadian tadi... mukanya terus menunduk dan kian cemberut
                “Ma..masih marah? Marvel?”
                Entah kenapa dia lalu menatapku tajam dan menarikku ke pojokkan dam memojokkanku lalu memukul dinding dan menatapku tajam
                Brak ! .. aku memejamkan mata karna takut
                “Shiro.. jujur aja tadi ngenganggu fikiran aku “ katanya tajam
                Ara..araaa.... Setauku Marvel itu polos dan pemalu, dia tak berani menatap siapapun dan menyentuh siapapun apalagi perempuan, kenapa Cuma hal tadi dia malah marah
                “a..aku tidak bermaksud...!!”
                Mukanya tajam dan sangat marah lalu dia melanjutkannya lagi
                “ kamu itu kucingku tau !! enak aja sama orang lain bisa ngaruh”
                Araa.. yang dia maksudkan ternyata kucing, ternyata.. selama ini.. dia berani.. karna aku.. menganggapku kucing!?
                “GUA DEWA KEMATIAN BUKAN KUCING... “ lalu aku pun mengeluarkan sikap 180derajat yang berbeda dr sikap normal
                Aku mengomel-ngomel panjang sampai tak tahan, naamun marvel hanya mengelus pipiku dan mencium keningku.. chu..
                “Awas lain kali kau coba-coba kayak gitu lagi” katanya sambil tertawa senyum karna tak tahan dengan kelakuanku tadi yang ngedumel aneh
                Aku hanya bisa tersenyum dan memasang mukan merah, saat marvel pergi dari pojokan tersebut.. meninggalkanku dan pergi ke arah kanan dan hilang dari pandanganku.. aku lupa untuk meminta maaf.. lalu aku mengejarnya..
                “Marvel aku mi...”
                Aku melihat marvel duduk meringkuk dan menundukkan kepalanya dan dia berkata “ aku mencium shiro , aku mencium shiro.. apa yang kulakukan.. aku mencium shiro... “ katanya berulang-ulang sambil menyesali perbuatanya
                Ternyata salah pahamnya disadari olehnya
               
                Back Scene :
                “Dasar bodoh kaulah yang memulainya!!!” kataku sambil memukul kepala marvel dengan keras, sikapku yang 180 deraajat pun muncul
                “Huwaaa aku ga sadar diri!!!” katanya menangis

TO BE CONTINUED
                

Older Post | Newer Post
Archives




Ads

Credit