White Cat
SNChii - KNKun Blog !~

Crystal Crussader - MAMEN Chapter 3
Sabtu, 17 November 2012 | 05.37 | 0Animer

Watashi wa
Shiro Gastenau Desu~ !
___________________________________________________________________________
Crystal Crussader
Chapter 2
‘First Time’

Fic (c) SNChii
All OC (c) Member from OC MAMEN
Warning : Hanya mengumbarkan imajinasi dan tidak berkaitan dengan SARA maupun keduniaan yang asli
___________________________________________________________________________
                SHIRO POV :
                Semua yang kuketahui sudah banyak, mula-mula aku diajarkan pelajaran dasar setiap di sekolah, lalu marvel membantuku merancang seragam, sekolah ini terdiri 2 seragam, satu untuk sekolah biasa (belajar atau mengikuti permainan), satu untuk acara formal ( dipakai ada perkumpulan aula, upacara, pertemuan sekolah dan lomba) dan sebenarnya ada satu untuk dipakai hari libur (gak wajib soalnya hari libur itu bebas)..  awalnya baju ‘holiday uniform’ ini dipake buat kewajiban dalam hari libur namun ditentang sama Murid, dan sudah ga dipakai lagi semenjak 100 tahun yang lalu...
Murid banyak menentang tentang baju ini maka dibuatlah dibebas rancangan apapun namun tidak beda dari motif, aku membuat seragam ini berbentuk jaket hoodie karna menurutku aku lebih cocok dengan jaket hoodie (walau ga dipake hoodienya), ga Cuma dirancang, tapi sering sekali di hias-hias bahkan di tambah lagi atributnya, aku lihat Y-borg suka ada tali panjang di belakang (gak tau apaan), Silent suka pakai mawar di deket nametagnya, aku pernah melihat anak HU juga bernama flavia menambahkan di lehernya seperti bunga-bunga (entah itu bunga atau kapas), dan yang bernama aeri itu dia memakai long stocking belang warna ungu-hitam, dan masih banyak lagi
                Diantara semua seragam aku lebih suka seragam formal.. kesannya lebih simpel dan renda-renda manis, sayang itu baju ga boleh di modifikasi soalnya harus kompakan
                Oke lewat tentang seragam, aku ingin mempersiapkan diri untuk hari selasa hehe... pertama kali menghadiri sekolah dan pelajaran, malemnya aku mengajak marvel untuk pergi ke pinggir danau yang letaknya ga jauh dari sekolah .. Sambil melihat bintang aku masih bertanya tentang Masa lalunya
                “oh jadi kamu selama ini ga punya teman dekat” kataku kembali sesaat membahas tentang pertemanan Marvel
                “kamu teman dekatku kok” ujarnya kembali
                “jadi aku teman dekatmu yang pertama dong?”
                “Ngak.. ada kok teman dekatku yang pertama, sayang dia malah jadi lawanku”
                “ng.. si....”
                Saat aku mau melanjutkan kalimatku, suara jam kota (nyatanya pulau ini hanya berletak 2 gedung sekolah dan lapangan besar,  dari kejauhan ada jam kota yg biasa merek menyebutnya jam sekolah karna kalau kota pulau ini aslinya ga berkota , sisanya seperti ladang bunga dan sisany padang pasir) jam itu menunjukan jam 00.00
                “Emh sorry ya aku ada tugas , ak akan mengantarmu ke sekolah, maaf aku mengganggu” aku menarik tangan marvel dan cepat-cepat berlari menuju sekolah
                “E..eh kamu mau kemana?”
                “Aku ada urusan, aku takut kamu akan ketakutan jika ikut denganku” aku cepat-cepat menekan tombol di kalung dan aku menghilang di depan marvel dalam sekejap

                Apa yang kulakukan? Aku bertugas mencoret nama orang yang harus mati dan membunuh orang yang harus mati dalam keadaan banyak dosa dan perilaku buruk, Malam ini aku menghabiskan 100 orang lebih.. sisanya biarkan dewa kematian lain yang mengurus sisa nyawa yang harus pergi ,bagiku ini menyenangkan, tugasku selalu berakhir 3 jam seperti biasa dan setelah itu aku kembali  ke asrama (tepatnya Devil arm), dengan penuh lumuran darah aku membersihkan diri, Tiba-tiba ada yang mengetok pintu kamarku
                “Jam 3? Masih aja ada yang mengetok pintu” setelah kubukakan ternyata cowok yang kutabrak tadi, Delho
                “ ada apa? Maaf tadi aku sudah menabrakmu”
                “emh gapapa kok aku Cuma mau bilang makasih, selain itu aku mau cek dirimu , soalnya tadi aku lihat kamu berlumur darah”
                “A..anu makasih sudah menghawatirkanmu... aku tidak apa-apa kok hehe”  
                “oh ya aku pamit dulu yah” katanya sambil membalikkan badan
                “A..ah Delho....”
                “ya?”
                “Ka..kamu tidak tidur?”
                “aku habis bertugas.. sudah dulu ya” dia membalikkan badan kembali dan melambaikan tangan sambil tersenyum
                Bertugas... ?

                Setelah itu jam 5 aku sudah berlari di koridor buru-buru ke kantin, jadwal setiap hari di sekolah sudah tertulis di kamar, pertama jam 5 aku sudah berkeadaan mandi, Setelah itu aku harus berada di Kantin tepatnya ruang makan untuk makan pagi, setelah itu jam bebas dan sampai jam 8 harus udah ada di kelas dan pelajaran itu berangsur sampai jam 13 siang, ketika jam 11 istirahat, itulah jam makan siang yang makananya harus disediakan diri sendiri bukan dari sekolah dan setelah pulang sekolah itu sisanya ada ekskul dan yang ga ada ekskul adalah jam bebas, pelajaran yang di pelajari termasuk pelajaran akademik dan skill untuk persiapan permainan, dan jam 7 malam untuk berkumpul di ruang makan untuk sarapan dan setelah itu  jam bebas,  itu berangsur sampai jam 5 pagi dan semua berulang-ulang, tidak ada jam wajib tidur karna masing-masing pasti ada urusan setiap jam untuk keluar dari asrama..
                Untungnya saat aku sampai di ruang makan , semuanya baru hadir sebagian dan aku tinggal mencari kursi kosong, tiba-tiba delho juga duduk di sampingku, aku sedang mencari marvel sayang dia sedang berada jauh dari tempat dudukku dan bersebelahan dengan Aeri, dan ketua Osis DA yaitu Yuuta richie pun berdiri dan memulai menyurus siswa tenang, dan dia lalu menyuruh kami makan
                Delho yang sedang duduk di sebelahku tampak manis dan sopan sambil memakan perlahan sarapannya, sarapan hari ini adalah tempura..
                “Delho..”
                “Ng ?” jawabnya sambil memakan sarapan
                “Anu.. tadi malam kamu ada tugas apaan?”
                “Tidak penting kok hehe” lalu dia melanjutkan memakan tempuranya yang hampir sedikit habis..
                “Oh ya siang istrahat bisa kau temui aku di genteng atas?”
                “Em o..okey..”
                Tanpa basa-basi aku menghabiskan makananku dengan segera dan sampai di situ aku keluar dan mencari aktivitas, sementara mencari marvel di luar asrama
                “Marvel!! Dimana kamu!”
                Aku sudah bertanya dengan orang lain namun tidak tau keberadaanya, aku menanya Aeri bahkan dia juga sedang mencari marvel, tak sadar aku sudah mendekati batas wilayah Hunter
                “Auch!!” lagi-lagi aku menabrak Seseorang, kali ini dia perempuan, matanya yang cerah dengan rambut yang halus diikat pita biru tertulis namanya “Yureka"
                “A..Anu maaf i..ahh hi..hiyah maafkan aku, ngg,,” katanya sambil berusaha menyebut namaku
                “Shiro..” aku memperjelas namaku sambil tersenyum hangat dan mengulurkan tangan, namun dia tidak membalas salamanku, dia diam termenggu ketakutan dan menundukan muka
                “Apa yang dikatakan Silent aku tidaklah sejahat yang kau kira”
                “Eh.. bagaimana kau tau?” mukanya pun terangkat
                “Haha aku akan lebih senang jika kita berteman baik.. Yureka”
                “Anu.. aku juga murid baru Hunter kok namun lebih dulu aku, perke..nalkan aku Yu..reka”
                “Aku Shiro” lalu aku bersalaman dengannya
                “sebenarnya aku ingin tau lebih banyak tentangmu” katanya dengan malu-malu sambil menundukkan mukanya
“ bagaimana kalau malam kita bertemu secara diam-diam?”
                “Ah.. a..ku tak tahu, namun aku akan mencobanya”
                “Aku tunggu di danau Crystal jam 10 malam”
                “Yureka !!!” teriak temannya dari kejauhan, ternyata itu flavia
                “A..aduh ketauan lagi kita berbincang seperti ini” katanya khawatir dia pun berlari dan melambaikan tangan padaku, namun flavia pun memandangku sekilas dan tersenyum sambil melambaikan tangan juga, aku heran .. ternyata Hunter tidak sejahat yang kukira juga, lalu aku kembali mencarinya sekitar 2 jam lebih dan mendekati masuk kelas, dengan terburu-buru aku pergi ke kelas..
                Sampai di kelas aku di perkenalkan mungkin selama ini lah aku merasakan kedekatan yang sungguh luar biasa di sini, rata-rata aku mengenal mereka sebanyaknya adalah laki-laki di Devil arm, aku melihat delho diam tertunduk di pojokan dan letaknya jauh dari bangku ku, aku bersebelahan dengan Yuuta yang benar-benar bersemangat mengajakku bicara dan bercanda tawa, setelah itu di sebelahkanan ku ada perempuan bernama sae, dia terdiam manis dan kadang tersenyum padaku, tapi kadang dia tersenyum sadis entah kenapa, setelah itu siangnya aku mengeluarkan bento-ku, dan delho memberi isyarat untuk ke atas makan bento bersama, sebelumnya aku berlari menuju kelas C-1 dimana marvel berada
                “permisi di sini ada Marvel nelson tidak?”
                “jiah aciee Marvel di cari cewek” Kata temannya
                “Wah baru saja ada murid baru bisa langsung di hantam juga, kau mengeluarkan aura apaan sih?” kata temannya yang lainnya bernama fumiaki
                Tapi seketika semua temannya menengok kebelakang dan ternyata marvel gak ada di bangkunya
                “eh keliru.. ternyata gak ada, sorry yah emang sih dari tadi ga keliatan masuk, coba di cari di kamarnya?” kata salah satu temannya lagi
                “Makasih ya maaf menggangu, selamat siang” aku berbicara sopan dengan logat bangsawan yang kupakai, entah mereka mengerti atau tidak
                Gak.. di kamar dari tadi aku cari tidak ada namun ketika itu ada seorang gadis menepukku dari belakang.. ternyata dia Sae dan dia menatapku agak sinis
                “Dia menghilang ,kata semua orang seperti itu kok” lalu dia berbalik dan pergi.. pasti ada sesuatu dibalik semua ini, aku lupa tentang janjiku bertemu delho, aku segera keatas dan menghampiri Delho, dia sedang berdiri dan menatap langit
                “Delho, maaf aku lama”
                “Tak apa, ayo kita makan bento sama-sama” Lalu kami pun duduk dan membuka bento kami masing-masing, dia bercerita banyak tentang dirinya , walau ini ucapan yang sedikit berat namun aku menikmati setiap pembicaraan yang delho ucapkan 
                “Anu.. padahal ini tempat yang enak untuk makan siang kenapa jarang ada orang ya?”
                “di sini mereka masing-masing, ada yang sama pacarnya, sahabatnya dan mereka bersegrombolan sebagai kelompok dan tidak memikirkan siapa yang ada di atas sendiri, makanya aku mengajak kamu, aku takut kamu juga di singkirkan”
                “makasih kamu sudah mengkhawatirkanku, em ngomong-ngomong kamu tau dimana Marvel?” tanyaku sambil melahap bentoku yang masih banyak
                “Tadi saat makan sarapan sih ada, tapi pas aku lihat dia pergi dengan sangat terburu-buru, waktu aku mau kejar dia tidak ada”
                “emh sudahlah paling besok juga ada haha”
                “tapi jangan salah Shiro, dari dulu dia sering menghilang dan pulang penuh darah”
                “Emh semoga kali ini dia tidak apa-apa”
                “... iya”
                Setelah berbincang banyak tentang marvel, bentonya sudah habis terlebih dahulu
                “maaf aku pergi dulu, makasih sudah menemaniku, lain kali kita makan sama-sama lagi ya” ujarnya sambil tersenyum, aku pun membalas dengan anggukan dan tersenyum juga, namun dia mengucapkan kata-kata aneh dan menciumku lalu dia pergi dan menjulurkan lidah
                “Maaf nona aku ada urusan jadi aku tidak bisa mengajakmu ikut pergi juga, aku takut mengotori gaunmu yang indah, bye”
                Aku terdiam dan rasanya ingin meledak.. ternyata sekian dia pendiam dia sering menjahili orang
                “SIALAN KAU DELHOOO !!!” teriakanku terdengar oleh sekian siswa
               
                Malam hari sekitar jam 10, aku pergi ke danau biasa yang suka kutempati dengan Marvel kemarin, kali ini aku berjanji akan bertemu dengan Yureka, namun ternyata yureka lebih awal berada di sana
                “kamu menunggu lama tidak?”
                “ah tidak aku baru saja sampai di sini”
                “haha ayo kita tiduran di sini.. melihat bintang itu menyenangkan loh” aku menepuk-nepuk tanah memberi isyarat untuk berbaring di retumputan yang hijau
                “Kamu itu kenapa masuk Hunter?”
                “setauku DA itu kegelapan tapi aku dicipta bukan untuk kegelapan..”
                “memang kamu sejenis apa?”
                “Aku makhluk cyber, sejenis buatan manusia, seperti game, authorku bernama Tiffany, Nama Userku Yureka7sin”
                “A..aku gak ngerti”
                “lho memang kamu gak tau Game online?”
                “ Jujur aku kehidupan dalam bangsawan dan masih belum mengerti game online itu apa “
                “ Oke aku jelaskan “
                Setelah itu dia menjelaskan tentang segudang Game Online yang dia sebut
                “....... jadi game online yang kusebut ini berbentuk heronie, nah disini aku dirancang heronie jadi aku tuh Cuma karakter dalam game yang keluar dari game dan beralih kedunia nyata, seperti itu, lalu aku dirancang bukan semacam darkness tapi aku kayak Cuma bersenjata biasa dan aku hubungannya dunia yang ga darkness makanya aku masuk hunter, dan game yang kusebut.........”
                “Oke stop aku sudah mulai ngerti dan aku bisa meminta sama buku ku kalau aku gak ngerti” padahal nyatanya aku tidak mengerti apa yang dikatakan Yureka, terlalu sulit kucerna
                “Hmm bangsawan itu seperti apa sih” dia pun bertanya kembali
                “bangsawan itu selayaknya kerajaan, game heronie pasti di rancang jaman kerajaan kan pasti kamu tau bentuknya begimana, banyak pengawal, namun aku di sini hidup sebagai bangsawan, eh dulu maksudnya dengan cara jaman sekarang.. setiap pagi dibangunkan dan minum teh, lalu sarapan diatas kasur atau makan bersama di ruang makan, menghadiri pesta jamuan, menikmati afternoon tea... blablabla”
                “haha kalau itu aku kurang tau”
                “yureka.. boleh perjelas kamu berasal dan seperti apa awalnya kamu?”
                Lalu yureka bercerta banyak
                FLASHBACK YUREKA ON
                yureka7sin (yg ia ingat skrang bahwa namanya itu hanya yureka) telah berhasil brpisah dgn tiffany dan aneh nya dia lupa dgn kejadia setelah itu , yureka yg lupa ingatan pun akhir nya brgabung dgn HUNTER

ia sndiri jg bingung... apakah dia trmaksud kalangan devil arm / hunter
yureka sndiri tdk lagi mmbawa pedangnya dia malah mmbawa sbuah buku magis yg ada pdnya stelah ingatanya hilang.... bku trsebut bisa d gunakan untuk meng cast magic & heal

krna dia pisah badan dgn tiffany otomatis sifat nya makin polos , kadang kalau emosi nya meluap dia nangis
sdangkan hubungan dgn yg lain apa ya mungkin si ini kenalan , pengajak msuk hunter , dll ._.


""sebetul nya skrang aku ada dmna? apakah ini mimpi?""--yureka

                FLASHBACK YUREKA OFF
                “bagaimana denganmu?” tanyanya kembali
                “Rumit.. aku akan jelaskan besok malam lagi, seperti biasa kita bertemu jam 10, sekarang sudah mau jam 12 haha tak terasa kita lama juga di sini, mau kuantar ?”
                “Yah begitulah aku sudah ngantuk hehe terimakasih ya ternyata seru juga, maaf ku tidak bisa bertemu denganmu di hari biasa dan bisanya Cuma malam aku takut ada perang antar HU dan DA kalau kita ketahuan”
                “Cukup berhati-hati, lain kali aku kan coba menyamar menemuimu Yureka”
                Lalu aku mengantar Yureka ke asrama Hunter dan cepat pergi menyelesaikan tugas, dan seperti biasa aku pulang jam 2-3 malam dan tidur sebentar lalu melalui hari lagi seperti biasa..

TO BE CONTINUED

Older Post | Newer Post
Archives




Ads

Credit