White Cat
SNChii - KNKun Blog !~

Crystal Crussader - MAMEN Chapter 4
Sabtu, 17 November 2012 | 05.46 | 0Animer
___________________________________________________________________________
Crystal Crussader
Chapter 4
‘Permainan Pertama’

Crystal crussader (c) SNChii
All OC (c) member from Mamen Group

Warning : Karna Cuma cerita fiksi dan ngarang-ngarang dan tidak ada kaitannya dengan SARA, ini hannya meluapkan Imajinasi yang aneh dalam benakku, jangan salah pengertian ya ^_^
               
SHIRO POV:
                Tak terasa sudah lama aku menempati sekolah ini, namun marvel belum ditemukan, aku terus mencari marvel dimana dia, disela pencarian aku selalu makan siang dengan delho dan bertemu dengan yureka saat malam, namun tetap hari yang kulalui tak pernah lengkap tanpa keberadaan Marvel
                TOK TOK TOK
                “siapa yang mengetok pintu malam-malam” hari Jumat, jam 11 malam setelah pertemuan dari yureka aku berencana untuk tidak bertugas malam ini untuk persiapan besok, biasa malam jumat penuh suara anak siswa sedang berlatih sendiri untuk hari sabtu
                Saat kubuka disitu marvel sudah merlumuran darah
                “MARVEL !!?”
                Aku menggendong marvel ke kamarnya, namun kamarnya sudah hancur berantakan
                “A..apa yang terjadi dan kamarmu kenapa se..seperti ini!?”
                Marvel hanya terdiam tak bisa menjawab, tak ada jalan lain aku hanya bisa membawanya ke kamarku..
                “A..pa yang terjadi!? Jawablah”
                “E..entah setiap kali aku selalu di culik dan disiksa dengan mata tertutup dan dikembalikan lagi” dia berbicara terputus-putus dan ragu-ragu aku tau dia menyembunyikan sesuatu
                “Pasti kamu berbohong!”
                “Aku..b..bersumpah”
                “tapi!!? Kamu su....! akh lupakan.. ini sudah parah , duduklah...” aku menyurhnya duduk tenang dan aku mengambil sebaskom air hangat, obat-obatan, perban dan kain
                “Lukamu parah sekali, untung kau tidak memakai seragam, aku akan menyuruh seseorang untuk membantu merapihkan kamarmu”
                “Ja..jangan kumohon jangan pernah mengatakan tentang ini pada siapapun” katanya sambil menangis memohon lebih
                “..hhm.. ba..baiklah “ aku hanya bisa pasrah dan terus mencoba mengobatinya, mungkin dia memang tidak mau mengatakanya
                “maaf ku..buka yah baju mu” aku membuka bajunya perlahan, aku hanya bisa menatap marvel dengan muka yang merah, dia hanya menatapku malu-malu, lalu aku lap sekitar badanya yang penuh darah dan kuobati.. kadang dia merintih kesakitan dan melampiaskanya di bantal dengan meremas nya lalu kubalut dengan perban
                “Sudah mendingan?”
                “Yah terimakasih, aku sangat lelah”
                “ma..maaf aku tidak punya baju untukmu, aku akan ambilkan bajumu di kamarmu”
                “Tak usah Shiro, aku tidak mau merepotkanmu, tolonglah jangan”
                “mhh tapi nanti kamu kedinginan”
                “ini sudah biasa” lalu dia berbaring di karpetku, sofaku sedang dibawa oleh osis karna kotor
                “ja..jangan disini, kamu di kasur aja!” aku mengangkat marvel dan membaringkannya di kasur, matanya sudah lelah dan tak kuat menatapku,
                “kamu tidur dimana.. nyem nyem” katanya sedikit ngelantur
                “Tak tidurpun aku kuat” kataku sambil membalikkan badan
                “jangan...” katanya sambil menarikku, dia menarik kencang namun matanya sedikit tertutup seakan mengantuk, tanganku menyentuh pinggangnya
                “a..apa yang mau kau lakukan”
                “Tidur saja disini.. kucing”
                Dia menarikku kencang dan aku tidak bisa lepas dari genggamanya, aku menyelimutinya , dan mengusap-usap rambutnya, terpaksa aku tidur di sampingnya dan sedikit menjauh dari nya, kali ini aku tidak bisa mengubah sikapku 180 derajat,aku benar-benar lebih menikmatinya dibanding bersikap anak kecil ..
                Paginya sudah sabtu, peraturannya mau sakit atau tidak siswa harus mengikuti permainan itu, kali ini terpaksa marvel ikut dan dia benar-benar dalam keadaan lemah, kami berkumpul di aula HU-DA dimana aula itu hanya di isi ketika permainan dimulai, aku membawa marvel ke aula
                “Dengan hey peserta , kali ini permainan yang mudah, karna aku sedang malas meladeni kalian hari ini, hari ini cukup labirin kematian, peraturannya kalian harus berpasangan laki dan perempuan cara bertemu dengan pasanganmu, jika kau laki-laki melewati labirin dan bertemu perempuan maka orang itu akan menjadi pasanganmu, begitu juga sebaliknya lalu meloloskan diri dari labirin yang sesat disertai banyak ujian, kedua ketika kalian menemukan pintu, segera masuk ketika kalian sudah berpasangan jika kalian tidak berpasangan maka kalian gugur dan kalian akan langsung kuhabisi saja dan kamu akan berada di ruangan, ketika ruangan itu telah berisi 2 pasangan yaitu 4 orang maka di situ kalian akan berduel satu sama lain, semoga beruntung, kali ini akan memakan waktu banyak.. jika kamu belum masuk dalam pintu maka kalian gugur, jika kalian menemukan seseorang dan bukan berbeda jenis jangan di lawan, abaikanlah jika kalain menyerang maka gugur, waktunya adalah 5 jam, semoga menyenangkan dan siaplah menghadapi pertemuan yang menyiksa” kata EU dari suara kegemaan
                Lalu EU seperti terdengar menjentikkan jari dan kami tiba-tiba tertransport ke dunia alam bawah sadar, aku mencari marvel dan aku sangat khawatir, di segi perjalanan aku belum menemukan jebakan dan orang manapun, namun saat belokan ke 12 aku menemuka selembar kertas  ‘jangan injak kue ku’ isinya seperti itu, saat aku mengangkat kaki aku telah menginjak kue kecil dan ada yang menyerangku dari belakang, ditusuk rasanya dan di cekik oleh tali, yang menyerangku adalah makhluk berukuran 10 cm, para gadis yang dengan gaun manis dan tersenyum gembira, aku tak sanggup bernafas dan aku mengerak-gerakkan tangan robotku, walau 2 menit dilakukan tidak berhasil namun bberapa detik tali itu putus dan aku langsung berusaha menyerang  mereka, tak peduli mereka apa aku meginjaknya sampai benar-benar terurai dan aku mencabut jarum yang ada dibadanku ternyata ini yang membuatku merasa tertusuk, perjalanan ku yang telah berbelok 30 kali dan menemukan jebakan, aku menemukan kertas dan bertuliskan ‘mati kau dalam lubangku’ dan tiba-tiba aku terjatuh dari lubang.. ini ga menghancurkan semangatku.. aku menancapkan tangan di pinggiran tanang dan terus memanjat keatas, aku cepat-cepat sebelum lubang itu tertutup, untunglah aku berhasil, lalu aku meneruskan perjalanan dan saat belokan ke 32 aku menemukan marvel yang sedang beristirahat
                “hey kamu.. sudah ketemu berapa jebakan..”
                “haha baru 1 aku baru jalan.. aku ga kuat” nafasnya tersenggal-senggal dan seperti tidak tahan
                “Hey masa kau.. zombie sudah menyerah begitu saja !”
                “haha hidupku ini tidak seindah hidup lama, pasti aku bisa sekarat”
                Namun lama-lama dia terdiam dan menutup matanya
                “hey.. ma..marvel..”
                Namun dia terdiam..
                “ja..jangan Mati oi!!!” aku hanya bisa mengoyang-goyangkan badanya.. nafasnya mulai terdengar kecil, aku menidurkannya dan dia sudah terlihat pucat
                Tak ada cara lain aku hanya bisa memberinya nafas buatan..  aku Cuma bisa menangis sambil memeluknya dan entah apa berhasil atau tidak..  tapi aku tak bisa.. aku tidak berani memberinya.......
                “sembarangan kau memelukku...” katanya dengan suara kecil, melihatnya dia tersenyum kecil dan menyembunyikan muka dengan malu
                “SIALAAAN!!! MASIH IDUP JUGA KAU!” aku dengan kasar menendang kepalanya.. dan menginjak-injaknya
                “anu.. ma..maaf aku bukan bermaksud mau di seperti itukan.. tapi.. ng... HUWAAA” dia pun menangis dan berlari ke arah belokan
                “MARVEL AWAS !!!” aku sudah memperingatinya
                Tak perlu di jelaskan marvel terkena jebakan dan aku harus menolongnya , tertulis di kertas ‘kau akan tak bisa bernafas 2 menit’
                “sialan jebakan payah!!” dan aku melihat marvel seperti minta tolong karna tak bisa bernafas..
                “ku..kumohon bertahanlah!”... aku memohon sambil menepuk punggungnya, tapi serius dia memang tidak bisa bernafas... “EU TERKUTUK KAU JIKA AKU SUDAH MENJADI ATASANMU KAN KU MUSNAHKAN KAU!” aku berteriak kencang dan aku dengan EU tertawa dengan lantang
                “hahaha shiro, percuma kau merebutku kembali dari permainan ini, kau hanya suruhan, hahah rendah!”
                “JUSTRU KAU YANG RENDAH! MEMANFAATKAN, AKU TAU TUJUANMU DASAR HEWAN!”
                “sembarangan kau ! lihat saja apa yang akan kuperbuat untukmu !!” suaranya bergema dan dia seperti menjentikkan jari, aku melihat marvel terasa begitu sangat tercekik dan tak bisa bernafas
                “arghhhh karnaku kenapa marvel yang dilapiaskan!!!”
                “Hahahha begitulaah !! ikuti saja permainan ini dasar bodoh!! “ katanya sambil menghina
                “ku..kumohon marvel !! “ ujarku sambil menekan-nekan dadanya namun tak berhasil.. dia sesak nafas dan merasa tak bisa tenang, banyak gerakan yang berisyarat minta tolong
                “gak mungkin.. bakal bertahan 2 menit kalau desakannya seperti ini.....”
                Mungkin aku terlihat putus asa... namun tak ada cara lain
                “cih!! Menyebalkan!” dengan pasrah aku benar-benar memberinya nafas buatan, dan menyuruh marvel tenang..  dengan agenda nafas buatan ini sampe authorku memikirkan mesum (maaf jangan dibahas mesum apaan hoho akan kuhapus agenda mesum-mesuman) ..
                Sambil menekan dadanya aku memberinya nafas buatan lagi lalu bergantian sampai dia bisa bernafas.. setelah 2 menit dia pun menarik nafas dalam-dalam
                “HUAH !!!!”
                “akhr!! Syukurlah !” aku memeluknya kembali, marvel begitu lemas dan tidak bisa menolak pelukanku dia terdiam
                “to..tolong jangan peluk aku” katanya sambil menyembunyikaan mukanya
                “ hah ga bisaa..” aku menyembunyikan mukaku yang sudah dilumuri air mata , ini pertama kali aku menangis untuk orang lain
                “rasanya seperti berada di asap api yang terbakar jadi sulit aku bernafas”
                “hmh.. apakah kamu masih kuat?”
                “Sebenarnya.. tidak, izinkan aku beristirahat sebentar” 
                “baiklah” dia pun tertidur dan aku hanya duduk dari kejauhan menjaganya, sekitar 1 jam menunggu akhirnya marvel pun baikan.. dan dia mengajak untuk melanjutkan perjalanan, sampai belokan ku yang ke 36 aku menemukan jebakan ‘kucing akan mati di depanmu’, tertulis seperti itu, ya tiba-tiba ada makhluk bayangan sedang membunuh kucing di depan mata dan sayang ketika marvel menyentuhnya dia sering tersetrum,
“MAKHLUK PAYAH MEMBUNUH MAKHLUK YANG TAK BERDAYA!” teriaknya
“Seranglah aku jika kau bisa !!!” kata makhluk itu
dia hanya tertunduk menangis dan mengeluarkan sesuatu di tangan dan menyerangnya dengan emosi...
“!SGDHSFDGF” katanya dengan kata-kata yang sulit ku dengar
“marvel berhati-hatilah!!!”
Dia menyerang makhluk bayangan itu.. tak peduli dia tersetrum atau tidak.. dia dengan kuat-kuat menaikan kekuatan mencengramnya dan terbunuhlah bayangan hitam itu, kucing yang ia bunuh pun sudah tak bernyawa.. di tanah itu dia menggali dengan tangan sambil menangis dan mengubur kucing itu.. aku hanya bisa ikut menangis melihat marvel begitu tersiksa melihat kucing didepan mata
Perjalanan pun dilanjutkan, dan disaat belokan ke 41 terjadi pintu di depan mata dan kami memasukinya, menunggi lawan kami pun beristirahat
“ Marvel...” kataku untuk mencoba menenangkannya
“Setiap cobaan ujian pasti aku dapat yang seperti ini”
“Marvel ! ini dunia bawah alam sadar semuanya tidak akan nyata namun akan terjadi.. ini tipuan EU!”
“tetap ini menyiksaku tau !” katanya membentak
“ma..maaf” aku hanya tertunduk dan memalingkan wajah
“a..ah maaf aku kelewatan aku Cuma .. argh maaf aku telah melukaimu!”  kata marvel sambil mengeggam tanganku
“e..eh.. ma..marvel” dengan tatapan yang bikin aku tidak tahan aku agak memajukan wajah didepan wajah marvel               
“Aku baca di buku loh katanya kalau memegang tangan perempuan sambil merayu otomatis perempuan akan memaafkan dan tidak akan marah lagi dan akan jadi tenang, nah shiro sudah tenang belum? Aku tidak bermaksud kok melukaimu.. maafkan aku ya”
Doeng.... aku kira dia memegang tanganku untuk.........
Atmosphere berubah.. saking sweatdropped aku menginjaknya lagi dan lagi
BAK BUK PRANG...
“aku ga ngerti maunya cewek apaan” katanya saking babak belur dan memojokkan diri
Lama aku menunggu 2 jam di ruangan itu.. aku bermain kucing-kucingan dengan marvel dan akhirnya rival pun datang, sepasang pasangan dari Hunter, dan siap siaga kami membantai mereka
Mereka menyerang dengan sihir suci yang tidak jelas, cahaya dimana-mana membuat pusing
Dari kejauhan aku menampar lawan perempuan dan menghampirinya dengan secepat kilat , meremas bajunya dan menariknya, dengan tatapan yandere aku tersenyum dan memukulnya dengan kencang.. badanya pun terurai, sadis sekali.. giliran marvel.. saat lawan laki tersebut melemparkan pisau di sekitar tubuh marvel dengan cepat, namun marvel menghindar cepat dan menyerangnya dengan satu kali serangan... dengan itu mereka mati mengenaskan.. permainan ini.. kita menang... dan jentikan jari EU pun terdengar.. aku dan marvel kembali ke aula..
“lain kali akan kubuat permainan yang lebih susah untuk menyiksamu.. shiro” suara gemaan EU pun bergema   
“Silahkan saja.. penghianat!” dengan tatapan yandere aku pun mengibaskan sayapku dan pergi ke sumber suara.. menghampiri EU di langit.. menendang kepalanya dan kembali ke aula
“haha bocah! Bisa sekali kau!” katanya tertawa sadis sambil mengelap bekas tendanganku

Marvel melirikku terus saking bingung..  entah apa yang dia pikirkan
“Ada apa?”
“aku jadi merinding di sebelahmu” katanya sambil membuang muka
“Ke...napa?”
“Kau sadis sekali jadi perempuan”
“A...aduh ma..maaf ini memang sikap asliku” kataku sambil menggaruk-garuk kepala
“sebenarnya tugasmu sebagai dewa kematian apa?” tanpa basa basi aku tersenyum yandere
“membasmi kejahatan kriminal yang kejam dan tidak adil siapapun dia aku tak peduli jika mereka melakukan perbuatan yang tidak adil dan tidak baik yang tengelam dalam dosa.. bersiap saja untuk mati di tanganku”
Marvel terdiam.. di sepanjang jalan di kamar marvel (tujuan membantu membersihkan kamar marvel) dia seperti ingin mengatakan sesuatu yang tidak jadi ia katakam
“Kamu member black list ya?”
“Anu.. a..apa itu?”
Marvel begitu serius menanyakan yang bernama member black list, namun sejujurnya aku pun belum tau apa itu
“hmmh tidak.. mari lanjutkan bersih kamarnya.. kukira kamu tau apa itu”
“Ah aku tidak tau” sambil mengikat rambut dan lalu mengangkat meja
“Memang apa itu member black list apa kamu tau?” aku pun bertanya balik, awalnya marvel terdiam dan dia pun mengeleng-geleng kepalanya
BRAK!
Pintu dibuka keras aku dan marvel pun kaget
“Sofa mu sudah ku bersihkan tuh” kata Osis HU bernama Y-borg singkatnya ‘Y’
“oke...”
Awalnya aku diam tapi..
“Y-Borg!? Lo kok di sini !?” sambil menghampiri Y-borg dengan tatapan tajam
“Osis tu boleh mampir ke Sekolah Lawan” jelas Marvel
“Ya dan selain itu tolong lepaskan tanganmu” kata Y dengan dingin
“baiklah.. oke tolong sofanya di taruh di kamarku”
“oke..” lalu dia membalikkan badan dan mengangkut kembali sofaku
Y-borg betugas mengangkat barang yang di service maupun di cuci, soalnya tugas ngangkat itu Cuma Y karna badanya sangat kuat dan dia pun robot...ngomong tentang furniture.. furniture yg rusak atau kotor akan dibawa oleh osis dan di bawa lagi ke tukang service di kota ‘H’ lalu setelah selesai akan di kembalikan dan diangkat oleh Y-borg..  Dia di tindas Silent karna suka bolos rapat osis dan dengan itu dia ditugaskan mengangkut barang furniture siswa yang bermasalah..
“marvel.. kalau boleh main ke Hunter.. aku mau dong”
“untuk apa? Sbnrnya bisa aja kalau kamu menyamar, tapi Kalau ketauan bisa mati kamu”
“tenang saja.. aku ingin bertemu Yureka..”
“menyamar saja seperti cewek tadi yang kau lawan”
“Aku akan coba” lalu kulanjutkan beres-beres kamar Marvel, setelah selesai aku mengambil buku darkbook ku..
Dengan mantra ga jelas yang kuminta dari buku.. aku meminta agar diriku persis seperti wanita yang kulawan tadi saat permainan , marvel mengantarku ke wilayah HU dan melambaikan tangan dan berkata semoga berhasil , setelah itu aku masuk ke wilayah HU
“OMG OMG !” dengan terkejut sangat sangat, HU dibuat model termoderen yang pernah dilihat dengan bangunan kaca walau bangunanya kecil namun terlihat sungguh sungguh berkelas dan muridnya pun sangan menjaga image dan kesopananya, dengan ala bangsawan, DA yang sudah dirancang sangat bangsawan tapi tdk pernah di terapkan, HU yang bermoderen namun diterapkan berbangsawan, sungguh beretika!
Setelah mengagumi banyak tentang HU dengan sopan aku menanyakan keberadaan yureka
“Selamat siang” dengan sangat sopan aku berlagak bangsawan seperti yang kualami ketika dulu aku masih hidup
“Yes.. ada apa?” jawab seorang perempuan bernama ‘Misa’
“Bisa kau tunjukkan dimana kelas Yureka, aku sedang mencarinya”
“Oh maaf aku kurang tau, coba tanya saja pemuda di sana” dengan angkuh berjalan dengan cuek dan pergi
“Dasar cewek...” lalu aku menghampiri laki-laki yang sedang berdiri tegak
“permisi... “dengan sopan aku menundukkan kepala, saat aku menaikan kepala melihatnya.. ternyata dia silent
“hey shiro kamu menyelinap?” dengan tanpa ragu dia mengetahui sisi ku sebenarnya
“aku ga bermaksud ko aku Cuma mau bertemu yureka.. kumohon pertemukan aku dengannya jangan perang.. baru saja selesai permainan” kataku dengan berbisik kecil agar tak terdengar
“yureka di kelas B-2, Silahkan di cari” katanya sambil menunjuk kelas dengan bunga mawarnya
“terima kasih..”
“Youre welcome”
Dengan jalan agak terburu-buru aku menghampiri kelas itu, nyatanya kelas itu kosong, namun aku menemukan perempuan yang sedang berjalan , rambut hitam diikat ponytails dan dengan pita biru.. aku rasa aku mengenalnya
“permisi” dengan sopan aku menepuknya dari belakang
“ya?” katanya sopan, ya itu yureka
“Yureka bisa bertemu di loteng atas?”
“tentu.. selama itu tidak bahaya.. em...” katanya ingin menyebut namaku
“Shiro...” kataku dgn memperjelas
“Shiro?!” dengan setengah kaget suaranga agak di besarkan.. namun aku hanya bisa menyuruh yureka diam..
“sttt tolong jangan berisik, kutunggu di loteng atas”

TO BE CONTINUED



Older Post | Newer Post
Archives




Ads

Credit